Pemahaman Anti-Doping dan Whereabouts untuk Atlet Senam Menuju Event Akbar

Sesi diskusi Whereabouts bersama para atlet Senam dan tim pendampingnya. Sumber: IADO.

Bandung, 16 Agustus 2025

IADO bersama Gymnastic Indonesia (PERSANI) melaksanakan Sosialisasi Anti-Doping dan Whereabouts pada tanggal 16 Agustus 2025 bagi atlet senam putra di Mess Pelatnas Gymnastics, Hotel Mercure Bandung. Kegiatan ini disambut baik oleh pimpinan Gymnastic Indonesia maupun seluruh atlet, mengingat pentingnya pemahaman mengenai aturan anti-doping agar para atlet tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan karier maupun prestasi. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Artistic Gymnastics World Championship yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, serta SEA Games di Thailand pada bulan Desember 2025 mendatang, di mana Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk event dunia bergengsi tersebut.

Dalam materi disampaikan bahwa pelanggaran anti-doping tidak hanya terkait penggunaan zat terlarang, tetapi juga mencakup kewajiban atlet dalam mengisi Whereabouts. Data Whereabouts memungkinkan IADO maupun federasi internasional melakukan pengumpulan sampel urine atau darah secara acak dan tanpa pemberitahuan. Oleh karena itu, pemahaman cara pengisian Whereabouts menjadi sangat penting agar atlet tidak terkena salah satu dari 11 Anti-Doping Rule Violations (ADRVs).

Kegiatan dibuka dengan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan materi edukasi anti-doping yang disampaikan oleh Rifaldi, staf Divisi Testing IADO. Para atlet menunjukkan antusiasme tinggi, memperhatikan materi secara detail, dan aktif berdiskusi. Para pelatih dan athlete support personnel (ASP) juga berperan penting dalam memahami materi, mengingat mereka adalah garda terdepan yang mendampingi atlet di Pelatnas. Mereka diharapkan dapat membantu memastikan atlet menjalani pola hidup sehat, bebas doping, serta disiplin dalam pengisian Whereabouts secara tepat waktu dan akurat. Melalui sosialisasi ini, diharapkan pengetahuan para atlet semakin meningkat, sehingga mereka dapat mematuhi regulasi WADA Code dan meraih prestasi gemilang di berbagai ajang internasional mendatang. Acara ditutup dengan post-test serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan solutif.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top