Publikasi World Anti-Doping Code 2027 Dalam Terjemahan Bahasa Indonesia

Kode Anti-Doping Dunia 2027. Sumber: WADA.

Jakarta, 31 Maret 2026

Sebagaimana diketahui, pada saat berlangsungnya World Conference on Doping in Sport di Busan – Korea Selatan bulan Desember 2025, WADA Foundation Board and Executive Committee pada tanggal 5 December 2025 telah menyetujui World Anti-Doping Code 2027. Kode yang diperbarui ini, yang memperkuat hak-hak atlet dan meningkatkan standar teknis, akan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2027. Kode 2027 berfokus pada penguatan perlindungan hak-hak atlet, khususnya untuk atlet muda, meningkatkan keadilan dan transparansi prosedur anti-doping, dan mengintensifkan kolaborasi global. Menurut informasi dari WADA, proses persetujuannya ini diperoleh setelah melalui proses peninjauan multi-tahun dan multi-tahap, termasuk konsultasi dengan lebih dari 600 atlet dan pemangku kepentingan, yang menghasilkan lebih dari 5.000 komentar untuk memastikan kode etik tersebut efektif.

Kode 2027 ini melonggarkan persyaratan untuk mengurangi sanksi. Kode ini menghilangkan keharusan bahwa bantuan tersebut menghasilkan penuntutan formal, dan lebih fokus pada apakah atlet “menemukan fakta yang merupakan” pelanggaran. Selain itu, ketentuan barunya adalah memungkinkan pengurangan hingga 15% dalam ketidaklayakan jika seorang atlet memberikan informasi berharga yang tidak memenuhi ambang batas tinggi “Bantuan Substansial” formal. Di samping itu, Kode 2027 ini membedakan antara pelanggaran “disengaja” dan “ceroboh”. Pelanggaran ceroboh (misalnya, gagal memeriksa label) dapat menyebabkan sanksi yang berbeda, dan berpotensi lebih bernuansa, daripada doping yang disengaja.

Juga yang tidak kalah pentingnya adalah, bahwasannya Kode 2027 memperluas perlakuan khusus untuk Atlet Rekreasi dan Orang yang Dilindungi (anak di bawah umur), memperluas kelonggaran tertentu terkait beban pembuktian kepada anak berusia 16-17 tahun yang tidak secara resmi dianggap sebagai “Orang yang Dilindungi”. Sedangkan tentang pengungkapan publik wajib atas pelanggaran dihapus untuk atlet rekreasi, orang yang dilindungi, dan anak di bawah umur, dengan pengungkapan publik hanya diizinkan jika mempertimbangkan kepentingan terbaik individu. Karena demikian pentingnya Kode 2027 untuk harus segera diketahui oleh para pemangku kepentingan nasional bidang olahraga di Indonesia, maka setelah WADA menyetujuinya pada tanggal 5 Desember 2025, kemudian Code 2027 tersebut diperiksa ulang / diedit oleh WADA, sehingga pada akhirnya secara final dipublikasikan kembali oleh WADA pada tanggal 13 Pebruari 2026. Sejak saat itulah IADO melakukan penerjemahan secara langsung dan sekomprehensif mungkin ke dalam bahasa Indopnesia, dengan tujuan untuk segera dapat mudah dibaca versi bahasa Indonesia nya.

Meskipun World Anti-Doping Code 2027 ini baru akan efektif mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2027, namun demikian IADO memandang perlu untuk segera melakukan penerjemahan dalam bahasa Indonesia dan juga kegiatan sosialisasinya kepada seluruh pemangku kepentingan nasional bidang olahraga di Indonesia, dengan tujuan agar mereka itu sudah mengetahui adanya perubahan Kode 2027 tersebut seawal mungkin. Seperti yang pernah terjadi di awal tahun 2022 ketika NADO Indonesia masih disanksi oleh WADA, maka versi terjemahan dalam bahasa Indonesia ini pun juga dibuat (saat awal tahun 2022 adalah penerjemahan terhadap Kode 2021 yang sesungguhnya sudah mulai berlaku tanggal 1 Januari 2021, namun ternyata hingga akhir tahun 2021 saat NADO Indonesia disanksi WADA belum ada juga versi bahasa Indonesia nya). IADO sangat berharap agar para atlet dan terutama tim pendukungnya mulai mempelajari perubahan peraturan baru WADA tersebut, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan (hingga terkena sanksi pelanggaran akibat doping) tidak sampai terjadi. Demikian pula terhadap IADO itu sendiri, karena aturan baru tersebut mulai banyak menuntut IADO dan seluruh NADO di dunia untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan tanggung-jawabnya.

Adapun link nya adalah sebagai berikut:

  1. Dalam Bahasa Indonesia: https://iado.id/h/index.php/id/sumber-kode-anti-doping-dunia-2027/
  2. Dalam Bahasa Inggris: https://iado.id/h/index.php/en/resources-world-anti-doping-code-2027/

Jakarta, 31 Maret 2026.

Ketua Umum IADO,
Gatot S. Dewa Broto

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top