Sharing IADO Bagi Perhimpunan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia (PAIFORI)

Logo PAIFORI yang memiliki kepedulian di antaranya terhadap kebugaran masyarakat. Sumber: PAIFORI.

Denpasar, 10 Juli 2026

Pada tanggal 10 Juli 2026, IADO telah memenuhi undangan (PAIFORI) Perhimpunan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia untuk menjadi salah satu nara sumber pada acara Annual Meeting and 1st Conference PAIFORI di Bali (acaranya itu sendiri berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 10 dan 11 Juli 2026, namun demikian IADO hadir pada tanggal 10 Juli 2026). PAIFORI ini adalah organisasi profesional yang menaungi ahli fisiologi olahraga yang berwenang memberikan gelar non-akademis setelah selesai mengikuti rangkaian workshop ahli ilmu faal olahraga. Dalam kegiatan tersebut, IADO dihadiri langsung oleh Ketua Umum IADO, yang berkesempatan menyampaikan paparan tentang kinerja, tantangan dan ruang lingkup kerja IADO serta harapannya terhadap PAIFORI.

Kehadiran IADO dalam acara tersebut cukup penting, karena paling tidak tekah dapat memberikan gambaran tentang peraturan dan praktek pelanggaran anti-doping di dunia olahraga yang masih sering terjadi. Sebagaimana diketahui, misi dari perhimpunan tersebut adalah: menurunkan prevalensi stunting; menurunkan prevalensi penyakit degeneratif (penyakit jantung koroner, stroke, penyakit diabetes mellitus, hipertensi dan lain-lain; meningkatkan prestasi atlet; mengembangkan dan memanfaatkan Ilmu faal olahraga untuk pembangunan nasional khususnya di bidang kesehatan, kebugaran nasyarakat, pencegahan penyakit dan meningkatkan prestasi atlet; serta untuk meningkatkan kualitas ahli ilmu faal olahraga Indonesia melalui kerjasama dengan badan atau perhimpunan yang berkaitan dengan bidang ilmu faal olahraga.

Bagi IADO, kehadirannya juga sangat bermanfaat, karena banyak memperoleh ilmu dan pengetahuan tentang ilmu faalm khususnya kaitannya dalam menjaga kesehatan dan kebugaran masyarakat pada umumnya dan para atlet pada khususnya. Hal ini penting, karena Ilmu faal, atau fisiologi, adalah cabang ilmu biomedik yang mempelajari fungsi normal tubuh manusia dan mekanisme kerjanya. Di luar negeri, program ini sangat maju, menggabungkan pendidikan medis, ilmu olahraga, dan riset seluler, dengan pusat studi terkemuka yang banyak terdapat di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top