Kerjasama FK-UI dengan IADO dalam Bidang Anti-Doping

Foto bersama usai penanda-tanganan MoU antara UI dengan IADO. Sumber: IADO.

Jakarta, 8 April 2026

Di ruang kerja IADO Jakarta, pada tanggal 8 April 2026 telah berlangsung pertemuan antara sebagian jajaran Pimpinan IADO dengan Ketua Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga FK-UI: Dr. dr. Nani Cahyani Sudarsono, SpKO(K), yang didampingi Dr. dr. Listya Tresnanti Mirtha, SpKO(K) selaku Sekretaris Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga FK-UI. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya secara virtual pada tanggal 28 Juli 2025 yang khusus membahas tentang rencana kerjasama antara IADO dengan Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga FK-UI. Atas dasar sudah cukup komprehensifnya persiapan kerjasama antara IADO dengan Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga FK-UI dari beberapa kali pertemuan secara virtual, maka pada tanggal 12 November 2025 Rektor UI Prof. Dr. Ir. Heri Hermamsyah, S.T., M.Eng., IPU telah menanda-tangani Nota Kesepahaman tentang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, dengan Ketua Umum IADO Gatot S. Dewa Broto.

Pertemuan dan penanda-tanganan Nota Kesapahaman tersebut langsung ditindak-lanjuti dengan pemberian kuliah perdana secara lengkap sehari penuh tentang peraturan dan pelaksanaan pengawasan anti-doping di Indonesia kepada 10 mahasiswa Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga FK-UI pada tanggal 9 Desember 2025 di ruang rapat IADO Jakarta. Dalam perkuliahan perdana tersebut seluruh jajaran Pimpinan IADO dan Komite terkait (Komite TUE dan Komite RM) terjun lamgsung sebagai bentuk komitmen IADO untuk secara maksimal menyampaikan materi anti-doping dari berbagai sisi sesuai yang diatur oleh WADA.

Mengingat kesibukan masing-masing pihak, kemudian penanda-tanganan Nota Kesepahaman tersebut baru dilanjutkan oleh Ketua Umum IADO Gatot S. Dewa Broto pada tanggal 8 April 2026 di ruang rapat IADO. Kerjasama tersebut sangat penting, karena selain IADO memperoleh kesempatan untuk bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dari universitas terbaik di Indonesia, juga memungkinkan pihak pengajar dan mahasiswa Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga FK-UI memperoleh pengetahuan terkini tentang anti-doping sesuai ketentuan WADA oleh IADO. Kerjasama IADO dengan UI tersebut juga makin menambah ruang lingkup kemitraan IADO dalam bidang pendidikan, karena pada tahun yang sama di tahun 2025 telah berlangsung juga penanda-tanganan Nota Kesepahaman antara Ketua Umum IADO dengan Rektor Universitas Atma Jaya Jakarta. Menyadari bahwasanya setiap entitas mitra kerjasamanya memiliki dan menempuh sistem operasi prosedur administrasi dan birokrasi yang tidak sepenuhnya sama, IADO dalam pertemuan tanggal 6 April 2026 menegaskan, bahwa IADO fleksibel dalam melakukan penyesuaian pemberian materi perkuliahan tanpa harus dengan standar baku namun tetap harus mengacu pada World Anti-Doping Code.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top