Komitmen DCO dan Chaperone Selama ASEAN Para Games

DCS (Doping Control Station) yang dibangun di setiap venue pertandingan. Sumber: IADO.

Solo, 6 Agustus 2022

Para DCO dan Chaperone IADO melakukan kewajibannya dengan baik, meskipun sejumlah kendala muncul yaitu sisi ketersediaan kelengkapan fasilitas, seperti misalnya DCS (Doping Control Station) terlalu sempit, sehingga DCO mengambil solusi membatasi jumlah olahragawan yang masuk. Namun demikian, secara umum masalah tersebut telah direspon proporsional dan cepat oleh manager venue. Tingginya kecepatan DCO mengatasi sejumlah masalah karena pengalaman mereka bertugas di sejumlah event olahraga.

Meskipun demikian, kompetensi DCO tetap harus terukur tingkat kualitas kinerjanya melalui re-akreditasi DCO. Kelancaran kerja DCO juga ditunjang tingginya kesadaran para olahragawan yang akan diambil sampelnya. Jika ada kendala hanya teknis seperti misalnya  terkait minta waktu karena harus mengikuti UPP.

Praktis tidak adanya keluhan, karena mereka bertugas ramah. Tdak berarti para DCO tidak bisa  tegas, karena saat Ketua Umum IADO melakukan pengambilan gambar di dalam DCS meski tidak di dalam ruang, DCO yang ada langsung bersikap tegas melarang pengambilan gambar / video.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *