
Jakarta, 17 Juni 2026
IADO bekerja sama dengan Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) sukses melaksanakan program Doping Control pada ajang Seleksi Nasional Cabang Olahraga Angkat Besi Tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games XX Aichi-Nagoya, Jepang. Seleksi nasional yang berlangsung di Pangkalan Marinir, Kwini, Jakarta Pusat, dan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal PB PABSI, Mayjen TNI Mar (Purn.) Djoko Pramono, serta dihadiri oleh Ketua Umum KONI, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pertandingan yang mempertemukan atlet-atlet terbaik Pelatnas dan sejumlah daerah di Indonesia untuk memperebutkan kesempatan mewakili Indonesia pada ajang internasional tersebut.
Sebanyak 14 atlet mengikuti seleksi nasional ini, yang terdiri atas 8 atlet putri dan 6 atlet putra. Seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam persaingan yang berlangsung ketat di setiap kelas pertandingan. Tipisnya selisih angkatan antaratlet menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh semangat dan menunjukkan tingginya kualitas pembinaan olahraga angkat besi nasional. Dalam pelaksanaan Doping Control pada kegiatan ini, IADO bertindak sebagai Testing Authority (TA), Sample Collection Authority (SCA), sekaligus Result Management Authority (RMA). Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar internasional, IADO menugaskan dua orang Doping Control Officer (DCO) yang bertanggung jawab mengawasi setiap tahapan pengambilan sampel berdasarkan ketentuan International Standard for Testing and Investigations (ISTI) serta regulasi yang ditetapkan oleh International Weightlifting Federation (IWF).
Seluruh proses pengambilan sampel dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan, keamanan, dan integritas sampel guna menjamin terciptanya kompetisi yang adil, bersih, dan bebas dari praktik doping. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari upaya IADO dalam menjaga kredibilitas olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Melalui keterlibatannya dalam Seleksi Nasional Angkat Besi 2026 ini, IADO berharap seluruh atlet dapat berkompetisi secara bersih dan tidak ditemukan adanya pelanggaran terhadap daftar zat dan metode terlarang sebagaimana tercantum dalam WADA Prohibited List 2025. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kapasitas teknis dan profesionalisme bagi tim Sample Collection Personnel (SCP) IADO dalam menghadapi berbagai kejuaraan internasional di masa mendatang.