IADO Terima Kunjungan Akademik Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia Dalam Rangka Peningkatan Pemahaman Clean Sport di Kalangan Akademisi

Foto bersama Para Mahasiswa UMI dan IADO. Sumber: IADO

Bekasi, 30 Juli 2026

IADO telah menerima kunjungan akademik mahasiswa Semester VI beserta dosen pendamping Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Indonesia, dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Kegiatan yang berlangsung pada 27 dan 29 Juli 2026 di Kantor IADO ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai implementasi Program Anti-Doping sekaligus menanamkan nilai-nilai Clean Sport kepada calon pendidik dan praktisi olahraga. Kunjungan akademik ini merupakan bagian dari komitmen IADO dalam mendukung pengembangan pendidikan olahraga melalui pemberian pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa. Selama kegiatan, peserta memperoleh pemahaman mengenai peran dan fungsi IADO sebagai organisasi nasional anti-doping dalam melaksanakan Program Anti-Doping di Indonesia sesuai dengan ketentuan World Anti-Doping Code dan Standar Internasional Anti-Doping.

Materi yang disampaikan meliputi ruang lingkup tugas dan fungsi IADO, Program Edukasi, Pengujian (Testing), Investigasi, serta berbagai aspek implementasi Program Anti-Doping di Indonesia. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran komprehensif mengenai sistem anti-doping nasional serta pentingnya penerapan prinsip integritas dalam dunia olahraga. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi presentasi, diskusi, dan tanya jawab bersama narasumber dari IADO. Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan terkait pelaksanaan pengujian doping, upaya pencegahan doping melalui edukasi, hingga mekanisme investigasi dalam penanganan dugaan pelanggaran anti-doping. Melalui sesi tersebut, mahasiswa semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi anti-doping di tingkat nasional maupun internasional sebagai bagian dari upaya menjaga keadilan, sportivitas, dan integritas olahraga.

Kolaborasi antara Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) dan Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Indonesia, telah terjalin melalui berbagai kegiatan akademik. Salah satunya adalah kehadiran IADO sebagai narasumber dalam kegiatan Stadium General yang diselenggarakan pada 30 Juli 2026 dengan mengusung tema “Shaping the Future of Sport: Prestasi, Integritas, dan Profesionalisme.” Pada kesempatan tersebut, IADO memperkenalkan konsep Clean Sport sebagai fondasi dalam membangun ekosistem olahraga yang berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas, serta bebas dari praktik doping.

Ketua Umum IADO Gatot S. Dewa Broto, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun budaya integritas olahraga melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kunjungan akademik semata, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara IADO dan dunia pendidikan. Mahasiswa sebagai calon guru, pelatih, akademisi, maupun praktisi olahraga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan nilai-nilai Clean Sport, menjunjung tinggi sportivitas, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan doping di lingkungan olahraga Indonesia,” ujar Gatot. IADO meyakini bahwa sinergi antara lembaga anti-doping dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang bersih, adil, dan berintegritas. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi anti-doping serta berkomitmen mewujudkan prestasi olahraga Indonesia yang bermartabat di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top