
Nagoya, 4 Oktober 2026
Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) kembali berkontribusi dalam pengawasan anti-doping pada ajang olahraga internasional melalui penugasan International Doping Control Officer (IDCO), Dr. Giri Prayogo, M.Pd., pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Penugasan tersebut berawal dari undangan resmi Japan Anti-Doping Agency (JADA) yang diterima IADO pada 21 Juli 2026. Giri Prayogo menjadi salah satu dari 44 IDCO dari berbagai negara yang bersama DCO Jepang terlibat dalam pelaksanaan pengawasan anti-doping selama Asian Games.
Sebagai IDCO, Giri Prayogo terlibat dalam In-Competition Testing (ICT) dan Out-of-Competition Testing (OOCT). Seluruh proses dilaksanakan sesuai International Standard for Testing and Investigations (ISTI) dengan menjunjung tinggi independensi, kerahasiaan, integritas, dan profesionalisme. Pelaksanaan doping control juga didukung penggunaan MODOC (Mobile Doping Control) untuk pencatatan, pengelolaan data, dokumentasi, dan pelaporan secara digital. Pengalaman ini menjadi kesempatan bagi DCO Indonesia untuk meningkatkan kompetensi serta beradaptasi dengan sistem dan teknologi pengawasan anti-doping di tingkat internasional.
Ketua Umum IADO, Gatot S. Dewa Broto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada DCO Indonesia. “Penugasan DCO Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan kepercayaan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan profesionalisme dan kompetensi sumber daya manusia IADO di tingkat internasional. Pengalaman bekerja bersama IDCO dari berbagai negara dan DCO Jepang, termasuk penggunaan MODOC, menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas DCO Indonesia,” ujar Gatot S. Dewa Broto.
Ini menjadi pengalaman internasional berikutnya bagi Giri Prayogo setelah sebelumnya mendapatkan kesempatan dari JADA untuk mengikuti On-Site Doping Control Officer Training dan terlibat dalam pengawasan anti-doping pada Deaflympics Tokyo 2025. “Semoga pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan untuk mendapatkan kesempatan dan kepercayaan berikutnya dalam melaksanakan tugas anti-doping di tingkat internasional. Saya berharap dapat kembali berkontribusi pada berbagai multi-event olahraga dunia, termasuk apabila mendapatkan kepercayaan untuk bertugas pada Olimpiade Musim Panas Los Angeles 2028 maupun Olimpiade Musim Dingin Alpen Prancis 2030,” ujar Giri Prayogo. Partisipasi ini menjadi bentuk kontribusi IADO dalam mendukung olahraga yang bersih, adil, berintegritas, dan menjunjung tinggi prinsip fair play, sekaligus memperkuat kapasitas DCO Indonesia dalam pengawasan anti-doping di tingkat internasional.